20 tahun), dan strata keduanya adalah ketinggian tempat di atas permukaan laut (yang terdiri atas strata a = 0-250 m; b = 251-500 m; e = 501-750 m; d = 751-1000 m). Peubah yang diamati .terdiri atas tegakan pinus (diameter, tinggi dan kerapatan pohon), vegetasi tumbuhan bawah (kerapatan, frekuensi dan indeks diversitas), kesuburan tanah (sifat fisika dan kimia), dan fisiografi (ketinggian tempat di atas permukaan laut dan kemiringan lahan). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa antara diameter batang setinggi dada dengan tinggi tegakan pinus terdapat korelasi yang sangat nyata (r = 0.82 ; P<0.01). Vegetasi tumbuhan bawah dan sifat-sifat fisiografi tidak mempengaruhi tegakan pinus di lokasi penelitian. Berdasarkan analisis regresi bertahap diameter batang pinus lebih banyak dikendalikan oleh umur dan kerapatan tegakan, kadar bahan organik, P dan Mg tanah 2(r parsialnya berturut-turut = 0.695, 0.496, 0.617, 0.345, 0.554 ; P=<0.01). Pertumbuhan maksimum tegakan pinus di lokasi penelitian diduga memerlukan keadaan tempat tumbuh yang berkadar bahan organik, P dan Mg tinggi serta kerapatan tegakan yang rendah." />